Lokasi Anda saat ini adalah:PLN > IKN
Susuri Kampung Hidupkan Pariwisata Kota Yogya dengan Yogowes YK
PLN2025-03-26 06:59:16【IKN】2rakyat jam tangan
Perkenalanini slot88Menyediakan konten berita menarik dalam dan luar negeri yang komprehensif,Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi pagi ini, Jumat (11/3/2022) kembali menyusuri perkampungan pagoda 88
Wakil Walikota Yogyakarta,pagoda 88 Heroe Poerwadi pagi ini, Jumat (11/3/2022) kembali menyusuri perkampungan yang ada di Kota Yogya dengan menggunakan sepeda.
Giat pagi ini rutin digelar, selain untuk menjaga kebugaran fisik, gowes ini juga untuk mempromosikan berbagai potensi yang terdapat di perkampungan.
Para rombongan memulai gowes tersebut dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) pada pukul 07.00 WIB.
Usai dilepas oleh Wawali para rombongan yang berjumlah puluhan pesepeda tersebut mengarah ke barat menuju Jalan Malioboro, lalu menuju plengkung Wijalan untuk melihat sentra gudeg di area tersebut.
Setelah itu para rombongan menuju kearah Jalan Suryoputran dan melintasi Bangsal Magangan, dan kemudian finish di Plaza Ngasem.
"Setiap Jumat kita memamg rutin melakukan gowes atau bersepeda ke kampung-kampung sekaligus untuk kegiatan promosi. Kita juga bisa berdialog dengan pengelola kampung wisata untuk mengetahui persoalan yang dihadapi,” kata Wawali
Berbagai program promosi melalui gowes pun terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, selain melalui dodolan kampung, Pemkot Yogya juga memiliki Yogowes YK yang di inisiasi oleh Disdikpora Kota Yogya.
"Yogowes Yk ini tujuannya untuk menghidupkan budaya bersepeda sebagai sarana rekreasi, berkumpul, dan berolahraga, ini juga merupakan bagian untuk meningkatkan soliditas dan keguyuban antar pegawai, selain itu juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," tandasnya.
Wawali mengungkapkan keberadaan kampung di Kota Yogyakarta memiliki beragam potensi yang mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan.
"Ekonomi Kota Yogya bersumber dari aktivitas pariwisata. Kampung wisata yang memiliki beragam potensi harus bisa diketahui oleh wisatawan," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, kampung pun dinilai potensial untuk menggerakkan sekaligus menghidupkan industri pariwisata di Kota Yogya.
"Apalagi daya tarik kampung memiliki keunikan tersendiri mulai dari seni budaya, kuliner hingga peninggalan sejarah," ujarnya.
Meski begitu, orang nomor dua di Kota Yogya ini terus mengingatkan agar warga masyarakat dan wisatawan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Protokol kesehatan harus terus dijaga. Hal ini supaya kegiatan ekonomi yang mulai menggeliat dapat terus tumbuh dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” tambah Wawali. (Han)
Besar!(625)
Artikel sebelumnya: Selama Pandemi Covid-19, Kelompok Tani di Kota Yogya Bertambah
Artikel selanjutnya: Menhub Akan Revitalisasi Terminal Giwangan
Berita terkait
- Dewan Pengawas Dikukuhkan, PDAM Tirtamarta Tingkatkan Responsivitas Pelanggan
- Berkunjung ke Masjid Unik Bergaya Tionghoa di Malioboro
- Pemkot Yogya Dukung Kebijakan Penyederhanaan Birokrasi
- Peringatan Hari Koperasi ke-76 Bangga Berkoperasi Indonesia Maju
- Pemkot Yogya Dorong 45 Kelurahan Jadi Rintisan Kelurahan Budaya
- Festival Prawirotaman Sambut Wisatawan Liburan Musim Panas
- Peringatan Hari Buruh di Kota Yogya Dukung Iklim Ketenagakerjaan yang Harmonis
- Pemkot Yogya Kembali Buka Pelatihan Gratis untuk Warga
- Pelatihan Keterampilan Gratis Bagi Warga Yogya
- Pemkot Yogya Ikuti Exit Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2022
Berita hangat
Rekomendasi berita
Tombak Kyai Wijoyo Mukti 100 Tahun Tetap Awet
Ratusan Pelajar SD/SMP Bersaing di Ajang O2SN Tingkat Yogya
Festival Destinasi Jeron Beteng Semarakkan Libur Lebaran di Yogya
SDN Kyai Mojo, Sekolah Asyik Tanpa Plastik
40 Anggota DPRD Kota Yogya Dilantik
Pengawasan Kualitas Air di Kota Yogya Terus Ditingkatkan
SAKIP Pemkot Yogya Jadi Acuan Pemkab Padang Pariaman Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja
Program Sinau Bareng Bahasa Inggris di Pasar Bakal Ditambah